Categories
Uncategorized

Terapkan SNI, Ubaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sebagai satu diantara universitas swasta terkemuka di Indonesia, Universitas Surabaya (Ubaya) terus mengembangkan mutu penyelenggaraan pendidikan diantaranya dengan menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI). Keseriusan Ubaya dalam menerapkan SNI telah ditunjukkan dengan diraihnya SNI Award peringkat emas selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2014 – 2017.

“Dengan menerapkan Sistem Manajemen Mutu yang sesuai SNI ISO 9001:2008, maka kami bisa membuktikan bahwa universitas Surabaya benar-benar mengutamakan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan mutu lulusan perguruan tinggi sehingga para lulusan Ubaya bisa diterima masyarakat,” papar Prof. Ir. Joniarto Parung, M.M.B.A.T., Ph.D., Rektor Ubaya saat menerima kunjungan dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), pada Kamis, 14 Desember 2017.

Selain menerapkan SNI ISO 9001:2008 sejak tahun 2009, Ubaya pun telah menerapkan SNI ISO 19011, terkait audit sistem manajemen ,  SNI ISO 26000 terkait pelaksanaan tanggung jawab sosial, serta akreditasi SNI ISO 17025 dengan ruang lingkup logam berat dan mikrobiologi di lab oratorium CDEA Fakultas Farmasi. Ubaya pun tengah melakukan persiapan upgrade SNI sistem manajemen mutu ke SNI ISO 9001:2015 dengan mengadopsi  SNI ISO 31000 tentan manajemen risiko.

Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN, Budi Rahardjo pun sependapat dengan pernyataan Joniarto. “Ketika sudah menerapkan standar tertentu, negara lain tidak akan ragu akan kualitasnya,” ujar Budi.  Budi pun menjelaskan kaitan antara SNI dengan standar-standar internasional.

“Standar SNI sesungguhnya sudah sama, harmonis dengan standar-standar lainnya,” jelas Budi

Bagi Ubaya, SNI tidak hanya sekedar proses sertifikasi semata, namun SNI adalah bagian dari komitmen seluruh civitas akademika dalam membangun budaya mutu. “Memasuki era globalisasi seperti saat ini, maka menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berdaya saing, mutlak diperlukan. Jika kita terlambat dalam mengantisipasi dampak dari globalisasi, maka Indonesia akan tertinggal jauh dengan negara-negara lain,” tambah Joniarto.

Joniarto menilai, dengan mengikuti SNI Award, Ubaya melakukan perbaikan di berbagai sisi agar sesuai dengan SNI ISO 9001:2008. Hal ini juga sejalan dengan target dari Menteri Ristekdikti untuk mewujudkan universitas-universitas di indonesia menjadi universitas berkelas dunia.

Ubaya selalu berusaha memenuhi tuntutan lulusan yang dibutuhkan oleh perusahaan. “Semakin tahun, penyerapan mahasiswa lulusan UBAYA semakin cepat. Bahkan, banyak diantara mahasiswa yang sudah diserap oleh perusahaan sebelum mereka lulus. Selain itu, banyak juga mahasiswa lulusan UBAYA yang menciptakan lapangan pekerjaan. Hal ini menunjukkan adanya kaitan antara penerapan SNI dengan kualitas pendidikan di Ubaya ” jelas Joniarto.

Saat ini, Ubaya pun sedang dalam proses pengajuan SNI Corner kepada BSN. SNI Corner ini berguna bagi para mahasiswa dalam mempelajari standar. “BSN akan menyiapkan program dan materi standar yang dibutuhkan oleh civitas akademika, sedangkan ubaya dapat menyiapkan infrastrukturnya,” ujar Pustakawan BSN, Patria Rahayu. (ald-BSN)

sumber : www.ibnews.id